Kewajiban saksi perkara perdata

Pada dasarnya menurut Pasal 139 HIR, menjadi saksi memang merupakan sebuah kewajiban hukum bagi setiap orang, tetapi dalam keadaan tertentu kewajiban hukumnya tidak bersifat imperatif (harus). Keadaan tersebut adalah pada saat:
1. Saksi tidak relevan meneguhkan dalil atau bantahan; 2. Saksi berdomisili di luar wilayah hukum Pengadilan Negeri yang memeriksa.

Hanya kedua faktor di atas yang dapat membebaskan seorang yang cakap dari kewajiban menjadi saksi. Di luar keadaan tersebut, setiap orang yang cakap jadi saksi, wajib menjadi saksi dalam perkara perdata. Bagi yang tidak menaatinya, dapat dihadirkan dengan paksa oleh alat kekuasaan negara.

Namun pada praktiknya menurut salah seorang ahli, memang sering disalahpahami dan salah diterapkan oleh para hakim bahwa untuk menjadi saksi dalam perkara perdata, bukan kewajiban hukum sehingga seseorang tidak dapat dipaksa menjadi saksi di perkara perdata. Oleh karena itu, menjadi saksi pada perkara perdata sifatnya sukarela, tergantung kepada saksi yang bersangkutan.

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *