Melanjutkan menempati rumah kontrak/sewa orang tua yang sudah meninggal

Perjanjian sewa menyewa tidak berakhir dengan meninggalnya orang tua. Pasal 1575 KUHPer menyebutkan bahwa Persetujuan sewa sekali-kali tidak hapus dengan meninggalnya pihak yang menyewakan ataupun pihak yang menyewa.
Dalam hal sewa telah habis, dan penyewa/ahli waris tidak mau mengosongkan/meninggalkan rumah, maka dapat mempermasalahkan hal tersebut baik secara perdata maupun secara pidana. Gugatan secara perdata dapat lakukan berdasarkan wanprestasi, yaitu bahwa si penyewa tidak memenuhi kewajibannya dalam perjanjian untuk keluar dari rumah tersebut setelah jangka waktu sewa rumah berakhir.

Akan tetapi, sebelum melakukan gugatan perdata, harus melakukan somasi kepada penyewa untuk keluar dari rumah tersebut.

Sedangkan untuk tuntutan pidana, dapat didasarkan pada Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Dalam hal ini rumah berada dalam penguasaan si penyewa dan tidak dikembalikan walaupun telah habis masa sewa. Maka, penyewa secara melawan hak memiliki rumah tersebut dan dapat dituntut secara pidana serta dijerat dengan pasal penggelapan.

Post Author: admin

1 thought on “Melanjutkan menempati rumah kontrak/sewa orang tua yang sudah meninggal

    Bisri

    (March 17, 2017 - 3:14 pm)

    Very nice

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *